6 Tantangan Dalam Berbisnis Yang Perlu Diketahui

Bisnis merupakan suatu kegiatan yang memang dipenuhi dengan berbagai tantangan. Untuk itu, mental seorang pebisnis haruslah kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan yang akan terjadi dalam bisnis. Tentunya, hal ini bukan perkara yang mudah.

Seperti saat bermain di Situs Idn Poker dimana jika mental kalian tidak siap untuk menjadi seorang pebisnis, besar kemungkinan bisnis yang kalian dirikan tidak akan berumur panjang. Untuk mengetahui tantangan apa saja yang ada dalam dunia bisnis, sebaiknya kalian simak ulasan mengenai berbagai tantangan dalam bisnis berikut ini.

1. Keragaman Perilaku Masyarakat

Seperti yang kita ketahui bahwa salah satu kesuksesan berbisnis dipengaruhi oleh kepuasan masyarakat. Sebagai seorang pebisnis, tentunya tidak mudah untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat dengan keberagamannya. Baik dari segi selera, keinginan dan kebutuhan.

Terlebih lagi dengan sifat manusia yang mudah bosan dan memiliki keinginan yang kompleks. Tentunya hal ini menuntut para pelaku bisnis untuk selalu berinovasi dalam menciptakan produk dan jasa agar diterima dan disukai masyarakat.

2. Persaingan Yang Semakin Ketat

Kemunculan berbagai teknologi canggih tentunya memiliki pengaruh yang sangat penting dalam terjadinya sebuah persaingan. Dimana kecanggihan teknologi ini dapat dengan mudahnya mengintegrasi saluran bisnis tanpa batasan waktu dan ruang.

Hal tersebut tentunya akan mempermudah sebuah bisnis untuk menjalin kerja sama dengan bisnis lain dengan berbagai negara. Tentu saja, hal ini mengharuskan para pelaku bisnis untuk selalu berinovasi agar tidak ketinggalan dengan kompetitor yang kian maju.

3. Strategi Pemasaran

Tentunya dalam sebuah bisnis akan ada tantangan berupa stratgi pemsaran. Dimana para pelaku bisnis harus berfikir keras mengenai cara pemasaran yang tepat sasaran dalam mempromosikan produknya.

Saat ini, banyak para pebisnis yang menggunakan media online sebagai strategi pemasaran untuk mendapatkan pelanggan. Namun semakin banyaknya para pebisnis menggunakan cara ini, tentunya persaingan pun akan terjadi. Sehingga tantangan bisnis ini cukup sulit untuk dihadapi.

4. Modal Yang Terbatas

Umumnya keterbatasan modal menjadi salah satu faktor penghambat berkembangnya sebuah bisnis. Untuk itu para pelaku usaha perlu memperhatikan sistem perputaran modal. Diamana pelaku usaha harus dapat mengaturnya dengan manajemen sebaik mungkin agar bisnis bisa berkembang.

Namun perlu kalian ketahui bahwa modal dalam sebuah bisnis, tidak hanya berupa finansial saja. Melainkan para pegawai pun merupakan aset atau modal perusahaan yang dapat berpengaruh pada perkembangan perusahaan.

5. Kesigapan Para Pelaku Bisnis

Umumnya dalam sebuah bisnis, tekanan untuk mencapai target pastilah muncul. Namun terkadang para pelaku bisnis tidak memperhatiakan prospek untuk menjangkaunya. Sehingga kerap membuat pelaku bisnis merasa dilema dan bahkan merasa pesimis untuk mencapai tujuannya.

Terlebih lagi jika bisnis yang kalian miliki baru pulih dari keterpurukan. Sangat tidak disarankan sekali para pelaku bisnis tersebut untuk mencapai target utama. Karena nantinya justru akan mempersulit pebisnis untuk mempertahankan bisnis yang ia kelola.

6. Tidak Adanya Penyesuaian Digitalisasi Bisnis

Dalam dunia bisnis, penerapan digitalisasi memang dapaat menghasilkan keuntungan yang besar. Namu jika kalian perhatikan, nyatanya digitalisasi ini bisa menjadi tantangan pula loh dalam bisnis yang kalian kelola. Akan ada berbagai ancaman bisnis yang bermunculan. Salah satunya adalah persaingan global.

Dimana kalian akan bertemu dengan para pelaku bisnis dengan usaha yang serupa. Dalam hal ini tentunya para pelaku bisnis harus memiliki landasan digitalisasi yang kuat untuk menghindari kebangkrutan atau kegagalan dalam bisnis.

Berbagai tantangan yang telah disebutkan di atas merupakan sebagian tantangan yang umumnya terjadi dalam sebuah bisnis. Semoga artikel ini dapat mengantisipasi bagi kalian para pelaku usaha baik pemula atau yang sudah lebih lama berkecimpung dalam dunia bisnis untuk dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan tersebut.

Manajemen Bisnis, Apa Itu?

Dalam berbisnis, pastilah diperlukan manajemen yang baik untuk dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Tapi apasih manajemen itu?

Manajemen adalah kegiatan merencanakan, mengendalikan ( mengontrol ) dan mengorganisasikan. Tujuan adanya Manajemen dalam bisnis adalah untuk membuat bisnis menjadi lebih teratur dan efisien dalam upaya untuk menekuni visi dan misi perusahaan. Sehingga manajemen menjadi salah satu kunci untuk melakukan bisnis secara teratur.

Apa sih fungsi manajemen dalam berbisnis? Apa yang diatur oleh manajemen?

Ada beberapa jenis manajemen dalam bisnis, karena banyak sector atau bagian yang perlu diatur dalam suatu bisnis, tidak hanya 1 bagian saja yang diatur oleh manajamen, tetapi seluruh bagian dari suatu bisnis, akan mereka arahka, dengan tujuan visi misi yang dimiliki terlaksana dengan sempurna.

Berikut beberapa jenis manajemen yang ada dalam berbisnis,

1.Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan

Dalam suatu bisnis, uang yang keluar dan masuk pasti ada banyak. Contoh : penjualan, retur penjualan, pembelian, retur pembelia, dll. Sehingga untuk mengatur semua uang yang keluar dan masuk, diperlukan bagian manajemen yang memperhatikan apakah arus kas dalam bisnis yang dijalankan ini bagus atau tidaknya.

Jika terlihat ada kendala, misalnya bisnis merugi, karena terlalu banyak pengeluaran pada bagian tertentu dalam bisnis yang dijalankan, maka bagian manajemen keuangan perlu mengambil sebuah Tindakan, karena, apabila tidak mengambil Tindakan dan hal ini terus didiamkan akan menjadi sebuah batu sandungan untuk perusahaan, tetapi jika bagian manajemen keuangan mengatasi hal ini, maka bisnis akan berjalan lancar.

2.Manajemen SDM

Manajemen SDM

Dalam suatu usaha dapat dipastikan, bahwa pasti ada bagian manajemen sumber daya manusia, misal bisa saja owner yang mengatur SDM dalam perusahaannya apabila usaha yang dikelola masih kecil, tetapi apabila perusahaan yang dikelola sudah besar, maka biasanya diperlukan HRD ( Human Resources Development )  

  • Contoh Manajemen dalam perusahaan adalah bagian HRD ( Human Resources Development )

HRD adalah bagian tim khusus untuk mengelola orang yang keluar dan masuk perusahaan ( staff yang menjadi bagian perusahaan atau yang ingin keluar dari perusahaan ). HRD akan mencari sumber daya manusia yang memilih orang yang potensinya sesuai dengan kualifikasi perusahaan.

Tanpa adanya manajemen SDM dalam perusahaan, maka perusahaan akan mengalami kesulitan untuk mengatur orang internal perusahaan, karena manajemen SDM harus memberikan peraturan dan melihat kinerja dari tiap tiap bagian lainnya apakah sudah berjalan secara optimal dengan sistem yang mereka buat.

Perbedaan Manajer dan HRD

Banyak orang yang suka menyamakan Manajer dan HRD, nyatanya mereka memiliki fungsi yang berbeda.

Fungsi HRD adalah Merekrut, mengeluarkan, mengevaluasi dan mengatur personalian tiap orang didalam perusahaan

Fungsi Manajer, dalam perusahaan ada berbagai bagian contoh bagian HRD, bagian penjualan, bagian pengiriman, dll. Manajer bagian penjualan yang artinya orang yang mengatur semua orang yang bekerja di bagian penjualan, itu disebut sebagai manajer, karena manajer memiliki bawahan yang berada dikendalinya untuk diarahkan.

3.Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran

Dalam pemasaran atau penjualan suatu produk dalam perusahaan, diperlukan manajemen bagian pemasaran, karena tanggung jawab yang dimiliki adalah membuat produk yang dijual perusahaan laku dibeli oleh konsumen, sehingga apabila ada kendala seperti strategi penjualan dan teknik dalam pemasaran itu adalah fungsi dari manajemen pemasaran.

Manajemen Operasional

Manajemen Operasional

Manajemen Operasional memiliki tanggung jawab untuk membuat kegiatan sehari hari menjadi lancar, contoh, kebutuhan alat, listrik, isi dapur, dll untuk kegiatan yang dilakukan divisi lain terpenuhi sehingga dapat beroperasional secara lancar. Apabila bagian manajemen operasional tidak dapat melakukan bagiannya dengan baik, makan divisi lain akan sulit untuk melakukan bagiannya.

Sekian mengenai manajemen dalam berbisnis, semoga artikel ini dapat membantu kalian bagi yang ingin memulai bisnis, karena manajemen yang baik, dapat menjadi factor yang  menentukan apakah kalian dapat berkembang menjadi lebih sukses atau tidaknya. Goodluck!

Kepuasan Pelanggan : Pengertian, Manfaat, Indikator

Kepuasan pelanggan merupakan dambaan bagi semua yang menjalankan bisnisnya, mulai dari bisnis online maupun bisnis offline. Hal tersebut bisa kamu ketahui dari komentar atau saran dari pemain judi bola resmi dan terpercaya yang mereka berikan seperti pujian dari barang yang sudah diterima, pemotongan harga, bahkan keramahan pelayan juga sangat mempengaruhi lho.

Pengertian Kepuasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan adalah level kepuasan konsumen terhadap barang yang sudah diterima, apakah sudah sesuai dengan harapan atau tidak. Hal ini bisa kamu lihat dari pemasaran yang ada didalam toko onlinenya, pelayanannya, dan masih banyak faktor yang lainnya.

Bagi kamu yang baru saja berbisnis, kepuasan pelanggan merupakan hal yang wajib kamu perhatikan, karena pendekatan antara konsumen terhadap pelayanan itu hal yang sangat penting. Selain bisa merabah omset yang lebih besar, adapun keuntungan lainnya yang dapat kamu rasakan juga. Contohnya menjadi reseller, dropship, pelanggan setia, serta merekomendasikan produk bisnis kamu kepada teman konsumennya.

Manfaat Kepuasan Pelanggan

Adapun beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan dalam berbisnis yaitu :

1. Loyalitas Terhadap Produk

Peran utama yang bisa kamu pertahankan dengan cara memberikan produk yang sesuai dengan pemasaran onlinemu, dengan begitu para pelanggan akan setia membeli terus menerus produk yang kamu pasarkan.

Apalagi jika pelanggan suka dengan pelayananmu! Kemungkinan besar, mereka akan loyal untuk merekomendasikan barang/produk kamu terhadap orang lain, tidak kecuali kamu anjurkan.

2. Berada Di Titik Diferensiasi

Kepuasan pelanggan selalu dipandang menjadi pembeda utama. Dimana para pembisnis selalu ingin memberikan produk yang berkualitas demi bersaing dengan perusahaan lain.

Dalam titik diferensiasi kamu bisa melihat, ada pelanggan baru yang kemungkinan dari rekomendasi seseorang ataupun mencari sendiri. Pada umumnya, pelanggan baru akan datang karena memiliki brand knowledge yang bagus.

3. Mendapatkan Penghasilan Lebih Banyak

Bagi para pelanggan yang puas dengan hasil jasa atau produk yang diberikan olehmu, maka tak segan-segan mereka juga akan mengeluarkan biaya lebih untuk membeli produk atau jasamu.

Tentunya bagi mereka yang sudah mengenal brand knowledge bisnismu, maka pelangganpun akan menceritakan kepada orang lain untuk ikut menggunakan produk yang beliau rekomendasikan. Dengan begitu, brand kamu akan selalu terkesan memberikan kepuasan pelanggan.

Indikator Kepuasan Pelanggan

1. Respon Emisional

Betul banget guys!! Kamu bisa memberikan kepuasan pada pelanggan dengan cara respon emosional yang kamu tunjukkan. Misalnya saat pelanggan bertanya, “apakah barang tersebut masih ada??” lalu kamu bisa memberikan lemparan jawaban dengan sikap yang ramah. Apabila barang yang diinginkan oleh pelanggan sudah sold out, maka kamu bisa memberikan barang yang serupa.

2. Ghost Shopping

Selanjutnya adalah upaya perusahaan dengan cara memeriksa layanan internal atau eksternal. Kemudian pelanggan akan memberikan penilaian seperti proses pemesanan, pembayaran, dan penilaian terhadap produk itu sendiri.

3. Melalui Saran & Kritikan

Keluhan atau saran yang dilontarkan para pelanggan merupakan hal yang sangat penting untuk mengukur kepuasan pelanggan. Dengan begitu, kita bisa melihat apakah produk dan pelayanan kita menjadi dambaan bagi mereka atau tidak.

Sehingga dengan adanya saran dan kritis, bisnis yang sedang kamu jalankan bisa segera dievaluasi. Dan memperbaiki kekurangan yang bisa menjadi keinginan para pelanggan.

4. Memberikan Rating Terbaik

Indikator selanjutnya adalah kamu bisa melihat dari tingkat rating yang diberikan terhadap pelanggan. Contohnya terdapat bintang 5, namun yang diberikan pelanggan full bintang 5. Maka dari rating tersebut, kita bisa melihat bahwa pelanggan sangat puas terhadap layanan dan produk bisnismu.

Kesimpulan

Setelah kamu sudah mengetahui pengertian, manfaat, serta indikator terhadap kepuasan pelanggan bisa membuat bisnis kamu jauh lebih mudah untuk mendapatkan hal tersebut.